Jika sinar Yang Maha Bijak menyambar tanah dan lempung
Mau menerima benih, Bumi menepati janjinya;
Di musim semi seluruh simpanan ia keluarkan kembali,
Begitulah ajaran Keadilan abadi.
Wahai Engkau yang Rahmat-Mu mengajari gumpalan yang tak berakal.
Yang kemurkaan-Mu membutakan hati dan penglihatan batin,
Pujianku bukan memuji-Mu, O Tuhan Yang Mahakuasa;
Karena pujian itu wujud, dan mewujud itu dosa.
Maulana Jalaluddin Rumi, Matsnawi I, 508
Jangan lupa dukung Mistikus Channel Official Youtube Rumi Sufi Blog dengan cara LIKE, SHARE, SUBSCRIBE:
Terima kasih telah membaca
Tuhan Di Atas Pujian | Silahkan share
Tuhan Di Atas Pujian melalui media sosial. Untuk menyimak posting terbaru silahkan
Like Facebook :
|
Twitter : |
Youtube Channel:
Info :
Sudah berapa lama Anda menahan rindu untuk berangkat ke Baitullah? Melihat Ka’bah langsung dalam jarak dekat dan berkesempatan berziarah ke makam Rasulullah. Untuk menjawab kerinduan Anda, silahkan klik
Instagram |
Facebook.
Post a Comment Disqus Facebook