Seseorang mengguncang buah aprikot agar jatuh dari pohonnya, lalu memakan buah itu. Ketika pemilik kebun menangkap basah dan mengatakan, “Ap...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (6)
Bahkan seekor anjing yang penuh dengan kehinaan, melupakan ayahnya ketika dia belajar berburu untuk sultan. Ia tidak lagi menganut cara hidu...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (7)
Sementara itu, alam akhirat melampaui pembelahan iman dan kafir, persahabatan dan permusuhan. Sebab persahabatan adalah penyebab dualitas, d...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (5)
Cerahnya hari muncul dari matahari. Namun apabila ada seseorang yang menghabiskan waktunya hanya untuk melihat bola matahari, dia tidak akan...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (4)
Tanpa pikiran, bentuk-bentuk tak dapat bergerak dan mati. Sehingga, barangsiapa yang hanya melihat pada bentuk, berarti dia juga mati; dia t...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (3)
Iman lebih baik daripada shalat. Karena shalat harus dikerjakan lima waktu dalam sehari, sementara iman tak mengenal waktu, terus berkelanju...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (2)
Tuhan mengelilingimu dengan tentara kata-kata. Dengan itu, engkau bisa menolak atau menyergap kekuatan musuh. Namun, musuh dari dalam adalah...
Fihi Ma Fihi: Kata-Kata Bijak dari Negeri Rum (1)
Dalam suatu kesempatan aku mencoba berbicara dengan seorang pengkaji Al-Qur’an, “Tuhan telah berfirman dalam Al-Qur’an, katakanlah, apabila ...






